Jumat, 23 Januari 2015

HOW I ADMIRE HER

Mengagumi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti heran (dengan rasa memuji); takjub; tercengang.
Atau orang sesat bilang "kagum" itu berarti rasa suka yang hanya sepihak.

Ngomongin soal kagum, saat ini gue sedang mengagumi sesuatu. Sesuatu yang diciptakan Tuhan sebagai pelengkap hidup seorang laki laki. Sesuatu yang dibutuhkan seorang laki-laki untuk melengkapi tulang rusuknya yang konon katanya di miliki oleh "sesuatu" ini.

Sesuatu yang biasa kusebut perempuan.

And then, 
HOW I ADMIRE HER? Bagaimana gue mengagumi dia?


Pertama kali ngeliat dia, saat itu gue dalam posisi berdiri didepan menjelaskan sesuatu dan dia dalam posisi duduk mendengarkan bersama beberapa orang lain dalam sebuah kelas.

Pada proses gue menjelaskan, pandangan gue tertarik ke seorang yang duduk di sebelah kanan gue. Saat itu raut wajahnya dia seperti tidak suka dengan cara gue ngejelasin, tatapan matanya tajam.
Sesaat gue merasa risih dengan tatapan tajam itu. Tapi tatapan tajam dan raut wajah itu tidak membuat gue berhenti merhatiin dia. Pandangan gue semakin tertarik kearah dia, dengan harapan raut wajahnya berubah jadi terlihat lebih menyenangkan. Tapi dia tetep dengan raut wajahnya yang sebelumnya.
Semuanya berakhir tanpa sedikit pun gue ngeliat raut wajah yang menyenangkan dari dia.

Sejak momen bertemu dengan doi yang tidak wajar itu, gue jadi penasaran kira-kira dia orangnya seperti apa?

Dipertemuan gue yang kedua di suatu kegiatan organisasi kampus. Gue mencoba mencuri pandang kearah dia beberapa kali, kali aja gue bisa liat dia senyum.

Tapi sampai pertemuan gue dengan dia berakhir wajah senyum yang gue nanti tak kunjung datang. Gue semakin penasaran gimana sih dia kalo senyum.

Gue coba membuka file dokumentasi kegiatan, gue nemu beberapa foto dia tersenyum. Dalam hati gue bilang "Ahh dia tersenyum", dan senyumannya cukup indah sih.

Tapi gue gak puas dengan ngeliat senyumnya dia lewat layar PC. Gue mau ngeliat yang lebih.
Sampai pada pertemuan gue selanjutnya, gue benar benar ngeliat sesuatu yang luar biasa. Ini lebih dari yang gue pengen liat selama ini.

DIA TERTAWA DAN BEGITU MEMPESONA !!

Harus kuakui, gue suka tawa itu. Dia yang ketika diam dengan tatapan tajam seperti tidak peduli dengan apapun disekitarnya tapi ketika tertawa dia seperti orang yang berbeda dan dia terlihat lebih menyenangkan.
Jujur gue sangat menikmati tawa itu. Tawa itu sangat rare buat gue, sangat langka.

Saat itu pun gue sadar, gue mengaguminya. Gue berharap di pertemuan selanjutnya gue bisa melihat tawa rare itu lagi.

Gue juga membuat sesuatu tentang dia, tapi gue ngerasa dengan melakukan ini rasanya seperti melakukan hal yang seorang psikopat lakukan, gue ngedit foto senyum dia via photoshop diam diam.
DIAM DIAM. UDAH KAYAK PSIKOPAT KAN!!


Ini ceritanya fokus sama senyumnya (Baca: Gak tau bikin mata)

Gue buat beginian bukan maksud yang aneh, gue cuman pengen membuat sesuatu dari objek yang indah. Karena menurut gue "objek yang indah menghasilkan karya yang indah".

NGELESSS!! (--____--)

Buat ngedit foto ini gue butuh seharian berkutat dengan photoshop namanya juga newbie guyss.
Yahh walaupun keliatan seperti secret admirer tapi gue gak bermaksud sampai ngedit foto dia bareng foto gue pake microsoft excel biar keliatan mesra.

GUE GAK SEHOROR ITU!!

Tapi, satu hal yang gue tau. Gue tertarik sama dia. Cinta? Belum tentu. Naksir? Mungkin. Niat nembak? Takut dinajisin. Ngajak ngomong? Takut dikira mau hipnotis. Kagum? Sudah pasti.

Menurut gue kagum bukan berarti mau memiliki. Pernah liat orang mendaki gunung lalu kagum pas ngeliat puncaknya terus tiba-tiba teriak "INI PUNYA GUE!! INI PUNYA GUE!!" ??
Gak mungkin kan. Kecuali lo udah gila berniat pengen ngantongin gunung itu.

Pernah nonton film "You're the apple of my eyes" gak?? Ituloh yang pelem Taiwan. Yang maen mantan gue si Michelle Chen. MANTAN MAJIKAN!!

Di pilem itu ngejelasin bahwa cinta tulus itu ketika kamu bahagia melihat orang yang kamu suka, bahagia dengan jalannya sendiri. Gue setuju dengan pilem ini.

Gue nonton pilem nyeseknya sampe 3 hari, pas nonton pilem ini di PC rasanya pengen bakar PC saking nyeseknya. Tapi skripsi gue ada di PC itu jadi gue ngurung niat buat ngebakar PC. Jadinya gue bakar diri (--______--)

Dan cerita gue yang rada menjijikan ini berakhir.


Sebelum berpisah gue mau share semacam quote dari anime yang judulnya "Shigatsu Wa Kimi no Uso"

"Saat aku bertemu dengannya, hidupku jadi berubah. Semua yang kulihat, semua yang kudengar, juga semua yang kurasakan. Semua disekelilingku mendadak jadi penuh warna. Dunia jadi serasa berkilau dengan indah".

Kalimat ini sangat dalam menurut gue.


TERIMA KASIH

Tidak ada komentar: